- FSB NIKEUBA Gelar Audiensi Dengan Manajemen Pusat IMIP di Jakarta
- FSB NIKEUBA Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Pengorganisiran UNI GLOBAL
- Rakernas 2026, KSBSI Usung isu Daya Saing Buruh dan Perubahan Ekonomi Global
- Rakernas KSBSI 2026, Rekson Silaban: Momentum Strategis Kawal UU Ketenagakerjaan Baru
- 6 Point Penting KSBSI untuk RUU Ketenagakerjaan yang Baru
- KSBSI Meriahkan Peringatan HUT RI ke 81 dengan Menggelar Lomba 17-an
- Dwi Istianah Ikuti Pelatihan Kapasitas Organisasi di Bangkok
- Ketum DPP FSB NIKEUBA Hadiri Silaturahmi LKS Tripartit Nasional
- Raih Gelar Doktor Hukum UPH, Ema Liliefna Bawa Gagasan Perlindungan Buruh Perempuan
- FSB NIKEUBA PK ISS KORDA BECIKAPUR BERKUNJUNG KE RUMAH DUKA ANGGOTA
FSB NIKEUBA Gelar Audiensi Dengan Manajemen Pusat IMIP di Jakarta

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Niaga, lnformatika, Keuangan, Perbankan, dan Aneka Industri (DPP FSB NIKEUBA) menggelar audiensi dengan dengan Manajemen Pusat PT. Indonesia Marowali Industrial Oark (IMIP) di kantor pusat Jakarta, pada, Senin (21/09/2026).
Audiensi ini sebagai salah satu langkah menjalin dan memperkuat komunikasi serta kemitraan strategis dalam rangka membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di kawasan PT. IMIP Morowali.
FSB Nikeuaba memandang penting untuk membangun sinergi yang berkelanjutan antara FSB Nikeuba dan manajemen perusahaan, mengingat PT. JMIP adalah pengelola kawasan industri yang strategis dengan banyaknya perusahaan tenant yang beroperasi di dalamnya.
Baca Lainnya :
- FSB NIKEUBA Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Pengorganisiran UNI GLOBAL0
- Rakernas 2026, KSBSI Usung isu Daya Saing Buruh dan Perubahan Ekonomi Global0
- Rakernas KSBSI 2026, Rekson Silaban: Momentum Strategis Kawal UU Ketenagakerjaan Baru0
- 6 Point Penting KSBSI untuk RUU Ketenagakerjaan yang Baru0
- KSBSI Meriahkan Peringatan HUT RI ke 81 dengan Menggelar Lomba 17-an0
"Audiensi dengan manajemen IMIP Morowali di kantor Jakarta. Dialog harus dibangun apabila ingin terlibat dalam kebijakan yang akan diambil manajemen yang berkaitan dengan hubungan industrial." kata Carlos Rajagukguk usai menggelar pertemuan.

FSB Nikeuba berkomitmen untuk mengedepankan prinsip-prinsip musyawarah dan kolaborasi dalam setiap upaya peningkatan kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan usaha.
Carlos mengatakan bahwwa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel pada tahun 2026 diketok pada kisaran 250 hingga 270 juta ton, turun drastis dari kuota tahun sebelumnya yang mencapai 379 juta ton.
"Pemangkasan ini dilakukan Kementerian ESDM untuk mengendalikan pasokan global dan menjaga stabilitas harga nikel dunia. Secara logis sejumlah smelter akan menyesuaikan operasional, dengan begitu potensi PHK bisa saja terjadi." jelas Carlos.
Hadir dalam audiensi, perwakilan Manajemen IMIP, Achmanto Mendatu, Nugroho, dari DPC FSB Nikeuba Morowali, Suadi dan Hamza, perwakilan dari DPP FSB Nikeuba, Ketum Carlos Rajagukguk, Sekjend Irwan Ranto Bakkara, Bendum Dwi Istianah, Konsolidasi Bambang SY.

Seperti diketahui, FSB Nikeuba telah secara aktif melakukan pengorganisasian dan pembinaan struktural di wilayah Morowali, antara lain, dengan menggelar audiensi dan Kunjungan Kerja: Ketua Umurn DPP FSB Nikeuba, Carlos Rajagukguk, S.H., bersama jajaran Pengurus Cabang dan Komisariat telah melakukan audiensi langsung dengan manajemen PT. IMlP di Morowali pada bulan Mei 2026. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang konstruktif dan disambut baik oleh jajaran Operasional Support PT. IMIP, Bapak Nugroho, sebagai bentuk kemitraan yang saling menguntungkan.
Peninjauan Fasilitas, dDalam rangkaian kunjungan tersebut, juga mendapat kesempatan untuk meninjau langsung fasilitas Central Kitchen (dapur pusat) PT.IMJP guna memastikan standar kualitas gizi dan higienitas makanan bagi para pekerja.
kemudian, Penguatan Struktur Organisasi: FSB Nikeuba terus membangun struktur organisasi di tingkat perusahaan (Komisariat) dan telah mendeklarasikan serta membentuk kepengurusan di sejumlah perusahaan tenant d i kawasan IMIP. Pengembangan Kapasitas, juga secara berkesinambungan mengadakan pelatihan Hubungan Industrial yang harmonis bagi pengurus dan anggota untuk meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban pekerja demi meningkatkan produktivitas supaya berdampak baik untuk pekerja dan perusahaan, serta pelatihan- pelatihan Dialog Sosial.
DPP FSB Nikeuba saat ini sedang dalam proses membangun dan mengembangkan dialog sosial yang intensif dengan seluruh perusahaan tenant yang berada di bawah naungan kawasan IMlP Morowali. (red/handi)
.png)

.jpeg)








